Sudah Bau Tanah, Kakek Nenek Masih Jualan Sabu di Kampung Dalam, Pekanbaru

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, PEKANBARU – Entah setan apa yang berada di benak Kimurda (51) dan Darniar (63), sudah setua itu atau sering disebut sudah bau tanah, namun masih saja nyaru melakukan perbuatan tak terpuji yaitu menjual narkotika.

Sabtu (20/2) subuh sekitar pukul 04.20 WIB, karena tak sadar-sadar juga, akhirnya kedua warga Jalan Kampung Dalam, Senapelan, Pekanbaru.disadarkan oleh polisi.  Mereka ditangkap Satuan Narkoba Polresta Pekanbaru di Jalan Khadijah Ali, Kampung Dalam, Senapelan, Pekanbaru.

Bacaan Lainnya

Kampung Dalam selama ini, memang dikenal sebagai kampung padat penduduk dan menjadi sarang peredaran narkoba di Pekanbaru.

“Sudah tua, dan bau tanah, masih juga nekad edarkan dan berjualan narkoba. Seharusnya lebih dekat ke Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, bukan jualan barang-barang haram tersebut,” kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, Minggu (21/2).

Tersangka Kimurda bekerja sebagai wiraswasta dan lahir di Danau Bingkuang, 15 Maret 1969. Dari hasil tes urine dilakukan Satnarkoba terhadap tersangka, positif mengandung Amphetamin dan Methamphetamin.

Sedangkan tersangka Darniar lahir di Pekanbaru, 1957, atau telah berumur 63 tahun. Sehari-hari-hari nenek ini bekerja sebagai buruh cuci pakaian, beralamat di di Jalan Kampung Dalam, Senapelan, Pekanbaru.

Pos terkait