9.000 KK Terdampak Akibat Meluapnya Sungai Citarum dan Cibeet

  • Whatsapp
Sungai Citarum dan Cibeet

Kabarsiana.com, BEKASI – Ribuan kepala keluarga di Desa Bojong Sari dan Desa Laban Sari, Kecamatan Kedungwaring, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (9/2) sore terpaksa mengungsi. Karena rumah mereka terendam banjir akibat meluapnya air Sungai Citarum dan Cibeet.

Selain merendam ratusan rumah warga, banjir juga merendam sekolah – sekolah dan rumah ibadah dengan ketinggian air antara 1 meter hingga 1,5 meter.

Bacaan Lainnya

Warga yang rumahnya terendam banjir terpaksa mengungsi di pinggir jalan yang lebih tinggi dengan membuat tenda – tenda darurat akibat belum adanya sarana dan fasilitas tempat pengungsian yang disediakan pemerintah.

Bupati Bekasi Eka Supriatmaja mengaku butuh bantuan dari pemerintah pusat untuk menangani banjir yang merendam 14 kecamatan di Kabupaten Bekasi. Termasuk pembuatan turab di sisi Sungai Citarum dan Cibeet.

Sementara ribuan pengungsi rencananya akan diurai dan dipindahkan ke gedung-gedung sekolah yang tidak terkena banjir. Bupati Bekasi bersama Forkompinda yang memantau banjir dan lokasi pengungsian.

Lantaran debit air yang semakin tinggi, beberapa warga yang sudah dua hari bertahan di rumahnya akhirnya mengungsi karena mejaga keselamata keluarganya.

Petugas BPBD Kabupaten Bekasi hingga kini masih melakukan evakuasi warga yang ingin mengungsi dan ada juga warga yang masih bertahan di rumahnya. Meski sudah ada imbauan dari BPBD Kabupaten Bekasi.(*/okz)

Pos terkait