Tak Hadiri Hearing, Izin PT DSI Terancam Dicabut

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, SIAK – Anggota komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Siak, dibuat meradang oleh manajemen PT Duta Swakarya Indah(DSI). Bagaimana tidak, saat dipanggil untuk hearing dengan wakil rakyat tersebut agar permasalahan mereka dengan masyarakat tempatan bisa diselesaikan, justru tak satupun perwakilan dari PT DSI yang menampakkan batang hidungnya.

Tak pelak, ketidakhadiran manajemen PT DSI, membuat komisi II DPRD Depok murka. Bahkan, ketua Komisi II DPRD Siak, Sujarwo mengancam akan mencabut izin operasional PT DSI di Kabupaten Siak.

Bacaan Lainnya

“Seandainya pada hearing selanjutnya tidak datang juga, kita akan rekomendasikan kepada pemerintah agar perusahaan bersangkutan jangan pernah dikasih izin dalam hal apapun juga. Kalau perlu, cabut izinnya,” kata Sujarwo tak mampu menyembunyikan kekecewaannya.

Kepada kabarsiana.com, kader Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyebutkan, dalam pertemuan kedua yang telah diagendakan pada Selasa (21/1), seluruh anggota komisi II DPRD Siak hadir. Begitupun dengan Konsultan Pajak (KP2KP) Siak, Perwakilan Badan Pertanahan (BPN) Siak, Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta camat dan penghulu yang berada di wilayah operasional PT DSI.

Terkait dengan kegagalan pertemuan tersebut, Sujarwo berjanji akan kembali mengagendakan pertemuan kembvali dengan PT DSI. Hal itu menurutnya harus dilakukan agar persoalan yang terjadi bisa cepat diselesaikan.

Sujarwo secara khusus menyebutkan, konflik yang terjadi antara PT DSI dengan masyarakat serta izin HGU (Hak Guna Usaha) yang belum ada, serta hal lain terkait usaha perkebunan yang dilakukan PT DSI, merupakan sebuah persoalan yang sangat serius untuk dituntaskan.

“Sebagai wakil rakyat, saya tak ingin permasalahan berlarut-larut. Itulah sebabnya, kenapa mereka kami panggil. Eh malah, tak satupun dari pihak PT DSI yang datang,” katanya masih dengan mimik kecewa. (can)

Pos terkait