Tambang Emas Ilegal Terban, 5 Orang Jadi “Tumbal”

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, PARIGI MOUTONG – Kabar duka kembali terdengar dari area penambangan liar atau ilegal yang dikelola oleh masyarakat. Dimana, sebuah tambang emas di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, longsor kemarin, Rabu (24/02).

Akibat kejadian itu, 12 orang penambang tertimbun longsor. Lima orang diantaranya telah ditemukan dengan kondisi meninggal dunia, sedangkan dua orang lainnya dikabarkan masih hilang.

Bacaan Lainnya

“Hasil evakuasi, ditemukan lima orang meninggal dunia, dua dilaporkan hilang, kemudian lima lagi luka-luka,” kata Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Didik Supratno, Kamis (25/2).

Peristiwa longsor yang menimpa area tambang emas ilegal itu tepatnya terjadi di Dusun Sina’a, Desa Buranga, wilayah Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulteng. Longsor terjadi pada Rabu (23/02) lalu sekitar pukul 18.00 WITA.

Didik mengatakan, tim gabungan masih bahu-membahu melakukan evakuasi di lokasi. Dia menyebut, proses evakuasi masih terus dilakukan lantaran tidak menutup kemungkinan masih adanya korban lain yang tidak sempat terdata, mengingat tambang emas ini berstatus ilegal.

“Sekarang pihak Kepolisian dan teman-teman instansi lain seperti Basarnas, Tagana, BPBD Kota dan Provinsi, dan TNI, masih melakukan upaya pencarian terhadap korban,” tutur Didik.

Pos terkait