Tanpa Alasan Jelas, Pengusaha CCTV Diteriaki Maling Lalu Dikeroyok dan Meninggal

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, PARIAMAN – Provokator tak hanya menimbulkan persoalan, kadangkala juga menimbulkan korban jiwa. Hal inilah yang menimpa Riki Ari Nofrizal (38), seorang pengusaha CCTV di Kota Padang. Dia tewas setelah dikeroyok massa karena dituduh maling bersama rekannya, Muhammad Syahri (33). Kini temannya itu masih kritis.

Meski sempat dilarikan ke RSUP M Djamil Padang, namun nyawanya tidak tertolong. Peristiwa pengeroyokan itu terajadi di Simpang Nagari Guguk, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, pukul 01.30 WIB, Senin (5/3)

Bacaan Lainnya

Kapolsek 2×11 Enam Lingkung, AKP Nasirwan menyebutkan, usai kejadian korban dibawa ke RSUP Padang Pariaman, sampai di rumah sakit korban mendapatkan perawatan medis. Kedua korban kritis, beberapa saat kemudian, atas nama korban Riki, pihak keluarga meminta segera dirujuk ke RSUP M Djamil Padang.

“Pukul 01.30 WIB, korban sampai di Padang dan dinyatakan meninggal dunia. Kemudian, diminta visum. Pihak keluarga membawa ke rumah duka. Satu korban masih kritis di RSUD Padang Pariaman,” kata Kapolsek.

Nasirwan menegaskan bahwa korban yang dikeroyok itu bukan maling, mereka perjalanan ke Bukittinggi dengan menggunakan mobil Avanza warna putih BA 1148 LH dikemudikan oleh Riki.

Pos terkait