Terlibat Mafia Tanah, 9 Orang Diciduk, Seorang Diantaranya Pengacara

  • Whatsapp
Mafia Tanah

Kabarsiana.com, JAKARTA – Aparat Polres Metro Jakarta Pusat (Jakpus) menangkap sembilan orang terlibat kasus mafia tanah di Jalan Bungur Besar Raya, Kelurahan Bungur, Kemayoran. Satu di antaranya pengacara.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Burhanuddin, mengatakan, para tersangka pria berinisial HK, EG, RK, MH, YB, WH, AS, dan LR. Delapan orang ini disebut sebagai preman yang diminta mengintimidasi pemilik bangunan.

Bacaan Lainnya

Satu tersangka lagi, ADS, berprofesi sebagai pengacara. ADS diketahui merupakan orang yang mendatangkan dan mengorkestrasi preman tersebut beraksi.

“Kami mengamankan oknum penasihat hukum. Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan kita, dia sudah melebihi tugas yang seharusnya yang bersangkutan lakukan. Sehingga yang bersangkutan (ADS) kami tetapkan sebagai tersangka,” kata Burhanuddin di Mapolres Jakpus, Selasa (9/3).

Komplotan mafia ini, kata Burhanuddin, berhasil menduduki sekitar 50 bangunan di lokasi tersebut. Namun, pihaknya belum menghitung secara detail luas lahannya. “Warga (yang jadi korban) sekitar 50 orang. (Di lahan tersebut) ada pemukiman, ada ruko, ada perkantoran, ada kos-kosan,” kata dia.

Dia menjelaskan, aksi para mafia tanah ini bermula pada 25 Februari lalu. Aksi mereka didahului dengan mendatangkan 20 preman ke lokasi tersebut. Para preman lantas mengeklaim telah mendapat kuasa dari pemilik tanah di sana.

Pos terkait