Tommy Soeharto Gugat Pemerintah Rp90 Miliar

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, JAKARTA  – Tak terima bangunan miliknya digusur pemerintah karena berada dalam kawasan proyek tol Depok – Antasari, Tommy Soeharto melawan. Tak main-main, anak bungsu mantan Presiden itu menggugat pemerintah sebesar Rp 90 miliar.

Tommy melalui kuasa hukumnya, Victor Simanjuntak dan Chris Panjaitan di PN Jakarta Selatan, pada agenda sidang tadi siang, menyerahkan berkas atau dokumen gugatan dan surat kuasa dari pihak penggugat dan tergugat.

Bacaan Lainnya

Sementara, pihak tergugat di antaranya Pemerintah RI cq Kementerian ATR/Badan Pertanahan Nasional RI cq Kanwil BPN DKI Jakarta cq Kepala Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Selatan, PT Citra Waspphutowa dan PT Girder Indonesia selaku pihak turut tergugat.

Sidang bakal kembali dilanjutkan pada 1 Maret 2021 mendatang dengan agenda pemeriksaan dokumen dan pemanggilan pihak tergugat.

Ditemui usai sidang, kuasa hukum Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto, Victor Simanjuntak menyoroti soal klinennya yang tidak pernah dilibatkan tetapi dipaksakan untuk menerima nilai ganti rugi.

Dia menyebut, Tommy Soeharto tidak pernah dilibatkan dalam penetapan harga yang dilakukan pada 2017 silam.

Namun, tiga tahun kemudian, tepatnya 2020, kata dia, Tommy Soeharto dipanggil ke PN Jaksel dan diberi tahu bahwa sudah ada penetapan harga untuk ganti rugi terkait penggusuran bangunan miliknya.

Pos terkait