United Airlines PHK Manajer Sampai Pilot

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, CHICAGO – Pandemi COVID-19 benar-benar memukul industri penerbangan. Bahkan sejumlah maskapai penerbangan besar dunia mengumumkan kerugian dan hendak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada karyawan.

Salah satunya terjadi pada maskapai AS United Airlines Holdings Inc. Perusahaan yang berbasis di Chicago ini berencana memangkas sedikitnya 3.400 pekerja di Oktober 2020 dari manajer hingga pilot.

Bacaan Lainnya

Lewat memo yang dikutip dari Reuters, United meminta para pilot untuk bersiap menghadapi perubahan. Memo tersebut disebar kepada sekitar 11.500 karyawan.

“Kita harus mengakui bahwa akan ada konsekuensi serius bagi perusahaan jika tidak mengambil tindakan tegas, termasuk membuat keputusan yang tidak seorang pun dari kita harapkan,” ujar Kate Gebo, Wakil Presiden Eksekutif Manusia Sumber Daya dan Hubungan Perburuhan dalam memo tersebut.

Karyawan yang terkena dampak akan diberitahukan pada pertengahan atau akhir Juli nanti. Karyawan akan dipersilahkan untuk mempertimbangkan pengunduran diri secara sukarela sebelum tanggal tersebut.

Dalam memo terpisah, pilot United juga diminta untuk mempersiapkan diri pada perubahan yang akan diambil pada 2.250 pilot yang ada. Seorang pejabat serikat pilot menafsirkan pesan itu sebagai pengurangan 30% pilot pada 1 Oktober mendatang.

Juru bicara United, Frank Benenati dalam email mengatakan jika permintaan perjalanan pada dasarnya akan menyentuh angka nol akibat pandemi tersebut.

“Bahkan dengan bantuan federal yang mencakup sebagian dari biaya penggajian kami hingga 30 September, kami mengantisipasi pengeluaran miliaran dolar lebih dari yang kami terima untuk beberapa bulan ke depan, sambil terus mempekerjakan 100 % dari tenaga kerja kami,” ujarnya.

“Itu tidak berkelanjutan untuk perusahaan mana pun.”

COVID-19 membuat sejumlah negara melakukan penguncian wilayah (lockdown). Akibatnya sejumlah maskapai memarkir pesawat dan memangkas drastis penerbangan.(*/sef)

Pos terkait