Waw, Nilai Harta Karun Bawah Laut Indonesia Rp127,6 Triliun

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, JAKARTA  – Ternyata, kekayaan bawah laut Indonesia tak hanya berupa ikan dan bahan tambang saja, karena seperti penjelasan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Indonesia memiliki potensi ekonomi bernilai dari harta karun bawah laut atau Benda Muatan Kapal Tenggelam (BMKT). Hitungan Asosiasi Perusahaan Pengangkatan dan Pemanfaatan Benda Muatan Kapal Tenggelam Indonesia (APPP BMKTI) nilainya sebesar US$12,7 miliar.

Dari sisi ekonomi, setiap lokasi BMKT dapat bernilai antara US$80 ribu hingga US$18 juta. Apabila dimanfaatkan untuk mendukung pariwisata, maka dapat menghasilkan US$800 hingga US$126 ribu per bulan per lokasi harta karun.

Bacaan Lainnya

APPPBMKTI menyebut terdapat 464 titik lokasi kapal tenggelam di seluruh wilayah perairan Indonesia.

“Diperkirakan terdapat harta karun bernilai ekonomi yang mencapai sekitar US$12,7 miliar atau setara dengan Rp127,6 triliun,” kata Sekretaris Jenderal APPP BMKTI Harry Satrio dikutip dari CNNIndonesia.com, Kamis (4/3).

“Perkiraan memang besar. Tapi belum banyak termanfaatkan sampai sekarang,” lanjutnya.

“Nilai inilah yang kemudian mendasari pemerintah mengelola BMKT dan tidak ingin menyerahkannya kepada pihak lain karena BMKT adalah milik bangsa dan identitas kita sebagai negara maritim,” tulis KKP dalam situs.

Pos terkait